Wednesday, October 29, 2014

Will Learn...

Malam larut itu adalah waktu membuka pikiran, berpikir meski selalu di judge bahwa aku tak pernah berpikir. Kembali mengingat masa-masa lalu yang lebih indah dari masa sekarang. yah...tiba-tiba berubah begitu saja tanpa tau jalan keluarnya. Pernah sekali mengakhiri, oh,,tidak,, bukan sekali, tapi berkali-kali mengakhiri yang pada akhirnya tak berakhir. namun malam ini, aku pikir bahwa seharusnya mungkin memang harus berakhir.
Aku mencoba membuka semua jejaring sosial yang ku punya, sampai akhirnya aku menemukan post dari seorang teman seperti ini:

Kembali ke pertanyaan awal. Jika ia yang kamu cinta akan lebih bahagia tanpa adanya dirimu, apakah kamu mau meninggalkannya? Susah Mmang, namun bukan berarti tidak bisa. Toh esensi meninggalkan dan ditinggalkan adalah "berbahagia tanpa", bukan "bersedih dengan".

Saya belajar banyak, banyak sekali. Menerima walau tak di terima, merelakan pergi ia yang menginginkan saya pergi, ikut berbahagia saat ia yang saya cinta berbahagia tanpa saya. Dan diakhir paragraf ini, saya menjawab pertanyaan tersebut dengan , "iya, saya akan pergi, berbahagialah kamu tanpa saya." "I will learn to love again. I will learn to love, I will learn"

yah... mungkin juga aku harus melepas yang ingin lepas, membiarkan yang ingin pergi ketika aku mulai merasa tak dihargai ketika mencegahnya pergi. sudah,,, itu sia sia...

aaal

No comments:

Post a Comment