Malam larut itu adalah waktu membuka pikiran, berpikir meski selalu di judge bahwa aku tak pernah berpikir. Kembali mengingat masa-masa lalu yang lebih indah dari masa sekarang. yah...tiba-tiba berubah begitu saja tanpa tau jalan keluarnya. Pernah sekali mengakhiri, oh,,tidak,, bukan sekali, tapi berkali-kali mengakhiri yang pada akhirnya tak berakhir. namun malam ini, aku pikir bahwa seharusnya mungkin memang harus berakhir.
Aku mencoba membuka semua jejaring sosial yang ku punya, sampai akhirnya aku menemukan post dari seorang teman seperti ini:
Kembali ke pertanyaan awal. Jika ia yang kamu cinta akan lebih bahagia tanpa adanya dirimu, apakah kamu mau meninggalkannya? Susah Mmang, namun bukan berarti tidak bisa. Toh esensi meninggalkan dan ditinggalkan adalah "berbahagia tanpa", bukan "bersedih dengan".
Saya belajar banyak, banyak sekali. Menerima walau tak di terima, merelakan pergi ia yang menginginkan saya pergi, ikut berbahagia saat ia yang saya cinta berbahagia tanpa saya. Dan diakhir paragraf ini, saya menjawab pertanyaan tersebut dengan , "iya, saya akan pergi, berbahagialah kamu tanpa saya." "I will learn to love again. I will learn to love, I will learn"
yah... mungkin juga aku harus melepas yang ingin lepas, membiarkan yang ingin pergi ketika aku mulai merasa tak dihargai ketika mencegahnya pergi. sudah,,, itu sia sia...
aaal
Wednesday, October 29, 2014
Don't Speak
You and meWe used to be togetherEvery day together alwaysI really feelI'm losing my best friendI can't believeThis could be the endIt looks as though you're letting goAnd if it's real,Well I don't want to knowDon't speakI know just what you're sayingSo please stop explainingDon't tell me 'cause it hurtsDon't speakI know what you're thinkingI don't need your reasonsDon't tell me 'cause it hurtsOur memoriesThey can be invitingBut some are altogetherMighty frighteningAs we die, both you and IWith my head in my handsI sit and cryIt's all endingI gotta stop pretending who we are...You and mecause it hurts..cause it hurts....cause it hurts...
Thursday, October 23, 2014
untitled
seperti biasanya, aku tak pernah tau apa judul yang pas
untuk setiap hal yang ingin kutulis. bukan karena susah, hanya saja tak ada
judul yang pas (kurasa).
yah,,, seperti biasanya juga, senja selalu tak pernah meninggalkan bekas, begitu juga dengan "dia". aku akan selalu berusha mencegahmu untuk pergi. namun saat kau bersikeras untuk pergi, lelah juga untuk menahanmu yang semakin kuat jika semakin ku tahan.
yah,,, pergilah...pergi sejauh yang kau bisa tanpa harus kembali padaku, tanpa harus menoleh kebelakang lagi, tanpa harus mengingat semua hal tentang kita.
mungkin hal lebih baik menunggumu di depan dan itu harus kau capai. karena aku lelah... yah...aku mulai lelah...
yah,,, seperti biasanya juga, senja selalu tak pernah meninggalkan bekas, begitu juga dengan "dia". aku akan selalu berusha mencegahmu untuk pergi. namun saat kau bersikeras untuk pergi, lelah juga untuk menahanmu yang semakin kuat jika semakin ku tahan.
yah,,, pergilah...pergi sejauh yang kau bisa tanpa harus kembali padaku, tanpa harus menoleh kebelakang lagi, tanpa harus mengingat semua hal tentang kita.
mungkin hal lebih baik menunggumu di depan dan itu harus kau capai. karena aku lelah... yah...aku mulai lelah...
Saturday, September 13, 2014
let it
dan ketika angin membelai diri yang entah ingin jatuh atau mungkin tetap ingin bertahan. setapak demi setapak melangkah,, bukan maju, tapi melangkah mundur. mundur bukan karena takut, bukan karena lelah, bukan karena tidak mampu bertahan. tapi mundur untuk maju, bukan untuk kembali ke masa lalu, bukan karena tidak ingin hidup maju. tapi untuk membuatmu melangkah maju, temukan yang kau mau...
Monday, August 4, 2014
APIK'S Day :D
yuhuuuuuuyyyyyyyyyyyyyy... he's mine,, yah.. mine.. :D, and today, August 04, 2014.
Happy birthday ... best wishes for you..
hope that you'll get what you want.. aamiin...
Long live dear, :*
Happy birthday ... best wishes for you..
hope that you'll get what you want.. aamiin...
Long live dear, :*
Thursday, July 10, 2014
(Mungkin) Pergi...
yah... mungkin karena kau tak pernah merasa mencintai terlalu dalam, sehingga mudah bagimu untuk melupakan, tapi aku tak seperti itu. Mungkin juga karna aku salah, salah karena mencintaimu terlalu dalam. Ahh,,, sudahlah, dari awal aku tahu, sesuatu yang berlebihan itu selalu tak baik. Saat ini, kau terlepas dari genggamanku lagi, itu pun jika aku memang pernah menggenggammu.
Dan bodohnya lagi, aku berharap kau menoleh ke arahku setidaknya untuk mengatakan "jangan pergi", dan nyatanya ? aku terlalu mengada-ada. Kau bahkan menegaskan semuanya dan,,, pergi,,,
Dan bodohnya lagi, aku berharap kau menoleh ke arahku setidaknya untuk mengatakan "jangan pergi", dan nyatanya ? aku terlalu mengada-ada. Kau bahkan menegaskan semuanya dan,,, pergi,,,
Tuesday, June 17, 2014
waiting for you...
entahlah... mungkin juga aku merasa berlebihan dengan pikiranku sendiri, berharap terlalu besar, menunggu terlalu lama, berlalu sedikit demi sedikit dan kembali berharap,,,
perlahan pijakan kaki berpindah beberapa centi, tak ingin bergeser terlalu jauh, krn tak ingin cepat menghilangkannya dari pandangan...
yah,,, aku menunggu,..
perlahan pijakan kaki berpindah beberapa centi, tak ingin bergeser terlalu jauh, krn tak ingin cepat menghilangkannya dari pandangan...
yah,,, aku menunggu,..
Monday, June 16, 2014
Senin, 16 Juni 2014 ;
21:10
Makassar,
Jl.Cendrawasih ; depan sederetan ruko;
samping alfamart; dekat mesjid yang pembangunannya masih 80%.
Tulisan ini ku buat 5
menit sebelum aku benar-benar pergi sesuai permintaanmu. Setelah ini, mungkin
tak ada lagi pesan singkat pribadi dariku untukmu. Malam nampaknya semakin
larut, mendung, mungkin sebentar lagi akan turun hujan, atau mungkin hanya
prediksiku saja yang terpengaruh suasana hati. Aku menunggu. 3 menit lagi
sebelum aku benar-benar pergi sesuai permintaanmu. Ku tatap kembali gambar
abadi kita, mengurai kenangan satu demi satu, mengenang kembali senyummu,
tawamu, gurauanmu, aku tersenyum dalam tangis, benar-benar menunggu hujan yang
tak kunjung datang,, ah,,,sudahlah... *mengusap air mata*
Ku pandangi kembali
jalanan lurus melintang, tak ada tanda-tanda kedatanganmu. Aku masih menunggu.
1 menit sebelum aku benar-benar pergi sesuai permintaanmu, setelah ini, akan ku
pacu kendaraanku secepat mungkin, menerobos angin malam yang mungkin akan
mengeringkan air mataku. Kembali ku pandangi jalan lurus melintang dengan penuh
harap kau akan datang walau hanya bayangmu. 10 detik sebelum aku benar-benar
pergi sesuai permintaanmu, aku sudah bersiap. Dan sebelum ku beranjak
meninggalkan tempatku berpijak sekarang, aku kembali menoleh sekali lagi
mengharapkan hadirmu yang tiba-tiba, namun ku telan kecewa itu, karena
sepertinya kau benar-benar memintaku untuk pergi darimu. Mengumpulkan keyakinan
bahwa Aku harus pergi.
Senin, 16 Juni 2014 ;
21:15
Friday, March 28, 2014
tadinya ku pikir setelah lama meniggalkanku, kau takkan pergi lagi...
tadinya ku pikir setelah lama menantimu, kau akan selalu berada disisiku..
tadinya ku pikir setelah semua yang terjadi, akan sejalan antara kau dan aku...
tadinya ku pikir setelah lama tak bertemu, kita akan bersua lama....
namun yang tadinya kupikir itu, berbanding terbalik dengan kenyataan...
hari ini kau kembali menggapai dunia diluar dunia kita.
hari ini kau kembali membuatku menanti...
hari ini kau kembali menyimpan pesan dalam diamku.
meyakinkan diriku bahwa semua akan kembali seperti hari kemarin saat kita bersama...
hari ini kau pergi dengan ketidakpastian akan kembalimu dalam dekapanku...
come back soon... i'll miss u..
A.A.A.L
tadinya ku pikir setelah lama menantimu, kau akan selalu berada disisiku..
tadinya ku pikir setelah semua yang terjadi, akan sejalan antara kau dan aku...
tadinya ku pikir setelah lama tak bertemu, kita akan bersua lama....
namun yang tadinya kupikir itu, berbanding terbalik dengan kenyataan...
hari ini kau kembali menggapai dunia diluar dunia kita.
hari ini kau kembali membuatku menanti...
hari ini kau kembali menyimpan pesan dalam diamku.
meyakinkan diriku bahwa semua akan kembali seperti hari kemarin saat kita bersama...
hari ini kau pergi dengan ketidakpastian akan kembalimu dalam dekapanku...
come back soon... i'll miss u..
A.A.A.L
Friday, January 31, 2014
~~20120503~~
"Ayo lah... ini sakral..."
gumamku dalam hati. pagi ini seperti pagi hari sebelumnya, kumulai semua aktivitas dengan serba tergesa-gesa. ada yang kurang... yah,, hari ini seperti ada yang kurang,,, aku duduk sejenak mengingat-ingat apa yang kurang pagi ini.... dan akhirnya.... teringat kejadian semalam yang terekam lekat diingatanku, seperti rekaman film yang terputar kembali. kau pergi,,, yah... kau, pergi....
ayolah,, hubungan ini sakral, bukan seperti layang-layang yang mudah ditarik ulur sesuka hati...
ayolah,, ini core kehidupan kita bersama, bukan seperti game yang akan berakhir.
gumamku dalam hati. pagi ini seperti pagi hari sebelumnya, kumulai semua aktivitas dengan serba tergesa-gesa. ada yang kurang... yah,, hari ini seperti ada yang kurang,,, aku duduk sejenak mengingat-ingat apa yang kurang pagi ini.... dan akhirnya.... teringat kejadian semalam yang terekam lekat diingatanku, seperti rekaman film yang terputar kembali. kau pergi,,, yah... kau, pergi....
ayolah,, hubungan ini sakral, bukan seperti layang-layang yang mudah ditarik ulur sesuka hati...
ayolah,, ini core kehidupan kita bersama, bukan seperti game yang akan berakhir.
Subscribe to:
Posts (Atom)
