Friday, December 6, 2013

Pesan yang tak pernah tersampaikan...

Malam ini langit begitu merasakan suasana hatiku, hujan lebat turun dari gelapnya langit malam. Rasa tak dapat ku deskripsikan dalam bentuk lisan karena bibirku kelu oleh dinginnya malam, membeku oleh rasa yang harus ku akhiri. Ku putuskan untuk menuangkan semua dalam secarik kertas yang kuambil dari selipan buku. Kutulis semua yang ingin ku ungkapkan, hal - hal yang sama sekali beda dari pemikiranmu. Pesan ini kutulis untukmu, untukmu yang terkasih, aku menuliskannya bersamaan dengan deraian air mata yang membasahi secarik kertas itu, tapi aku tak berhenti menulis, karena hanya itu yang aku bisa. Setelah lama menulis lantaran gemetar, aku mengakhiri tulisanku, dan melipat rapih kertas itu. Awalnya ingin ku berikan padamu agar kau mengerti maksud yang terdeskripsikan secara lisan, tapi ku urungkan niat itu. Pesan ini takkan ku kirim, pesan ini akan tetap ada padaku, menjadi temanku, menjadi saksi rasaku yang sebenarnya. Pesan ini akan menjadi pesan yang tak pernah tersampaikan....
Yang tahu, hanya aku dan Allah yang tau isinya.
Setelah kulipat rapih, kusimpan ditempat yang takkan pernah terjangkau oleh siapapun kecuali aku. tersimpan rapi, dan takkan pernah tersampaikan.

No comments:

Post a Comment